Harga Minyak Mentah AS Maupun Minyak Mentah Brent Dari Inggris Melonjak


Ketakutan Akibat Perang Hamas-Israel Beri Imbas ke Harga Minyak Dunia

Ketakutan yang diproyeksikan pada perdagangan minyak akibat perang Israel-Hamas mendorong harga minyak mentah naik selama dua minggu berturut-turut.

Harga minyak mentah AS maupun minyak mentah Brent dari Inggris melonjak hampir dua persen pada pada Jumat. Namun, kenaikan dalam beberapa sesi terakhir membuat kedua patokan ini tetap berada di zona negatif untuk minggu ini.

Namun, melansir Investing.com, Sabtu, 21 Oktober 2023, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York, untuk pengiriman Desember, ditutup turun 29 sen atau 0,3 persen pada USD88,08 per barel.

WTI untuk pengiriman Desember sebelumnya mencapai level tertinggi sesi di USD89,85. Untuk minggu ini, patokan minyak mentah AS naik dua persen, menambah kenaikan minggu sebelumnya sekitar enam persen.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent roulette yang diperdagangkan di London untuk kontrak teraktif Desember ditutup pada USD92,16, turun 22 sen atau 0,2 persen.
Untuk minggu ini, patokan minyak mentah global menunjukkan kenaikan 1,4 persen setelah kenaikan minggu sebelumnya sebesar 7,5 persen.

Banyak orang di Wall Street tampaknya berpikir harga minyak mentah seharusnya lebih tinggi karena kedekatan pertikaian di Gaza dengan beberapa produsen minyak terbesar, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, dan Kuwait.

Harga Minyak Mentah AS Dari Inggris Melonjak

Meskipun Israel dan Palestina hampir tidak terdaftar dalam perdagangan minyak global, Selat Hormuz yang membentang di antara keduanya merupakan titik kunci untuk pergerakan minyak mentah, yang seperlima dari seluruh minyak melewati perairannya.

Selain itu, hampir setiap hari terjadi aksi saling serang terhadap Israel oleh pendukung Hamas dan produsen minyak terbesar kelima di dunia, Iran.

Tak hanya itu, kekhawatiran akan pembalasan terhadap Teheran oleh Israel dan sekutu utama mereka, Amerika Serikat telah menambah kekhawatiran sesuatu yang tidak diinginkan akan segera terjadi.

“Potensi perang antara Israel dan Gaza menjadi lebih luas membuat para trader gelisah dan menambah premi risiko yang signifikan pada harga minyak di saat pasar sudah sangat ketat,” kata Analis Oanda, Ed Moya.

“Para trader mewaspadai kejadian-kejadian di akhir pekan yang memicu pergerakan harga yang mengejutkan di pembukaan pasar yang kemungkinan menjelaskan pergerakan yang kita lihat hari ini,” ujar Moya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *